Pacaran 1.0

emmh bingung kan judulnya knp kayak gitu (mau ngikutin kayak program software yg make versi :D), soalnya ini mau ngasih sesuatu buat kalian terutama kaum remaja muslim maupun muslimah,,,, penting banget gw ngebahas masalah ini meski ini merupakan hal yang basi buat elo, tapi gw yakin ko, mereka belom banyak yang sadar tentang masalah ini, masalah yang menyangkut Islam, masalah yang jika dibarkan berlanjut akan menjadi masalah yang lebih besar, masalah itu masalah hbungan antara laki-laki dengan perempuan,,,emmmh knp masalah ini begitu menjadi dipermasalahkan,,,krn Islam mengatur masalah2 hubungan antar lawan jenis,,,,tapi bagi sebagian orang masalah ini menjadi biasa….. Tahukah kamu apa masalah itu? Bisa kamu tebak dari judulnya yaitu pacaran,,, tapi,,,,,, belom gw bahas sekarang tunggu versi berikutnya,,,,,,

Advertisements

Progammer perempuan

Emmh saya jadi pengen nulis ini, sebenarnya di forum.santai di scele (http://scele.cs.ui.ac.id/s1) udah ada yang ngomongin ttg ini, tapi saya pengen ngebahas ini,
progammer perempuan sepertinya memang jarang sekali ada, selama yang saya ketahui, saya belum pernah mendengar progammer perempuan yang cukup terkenal, dan juga pakar IT perempuan yang cukup terkenal, kebanyakan dua bidang ini hanya diisi oleh kaum adam, namun setelah saya mencari artikel programmer perempuan dapat juga artikel yang sedikit membahas mengenai masalah ini (di http://jaim.log.web.id/blogs/2004/05/000091.html)
mengutip dari blog tersebut, Diskusi dengan temen-temen saya akhirnya ya menyimpulkan “…jadi programmer itu seperti kuli, mana ada cewek mau jadi programmer…”, kami bahkan pada ketawaan membayangkan sebagai kuli, programmer cewek itu tangannya berotot, dan berdada bidang… kalau sekarang barangkali seperti Ade Rai… :-)). Emmh sepertinya ini mungkin saja para perempuan tersebut memiliki persepsi yang salah, jadi progammer itu sebenarnya tidak seperti kuli, malah lebih berat dari kuli karena bekerja dengan otak. Padahal para perempuan ini diberi bekal oleh Allah, yaitu berupa ketelitian dan ketekunan yang tinggi. Di dalam progamming dibutuhkan ketelitian yang tinggi (jika terdapat bug) untuk melakukan debugging. perempuan memang sejak dahulu dijajah pria (lho ko jadi kayak lagunya project-pop), maksud saya perempuan merupakan makhluk ciptaan Allah sama seperti laki-laki. Jadi, perempuan seharusya bisa menjadi progammer.Ngomongin perempuan emang ga ada habisnya :P, sekian nih opini dari saya, Insya Allah saya akan sambung lain kali, dalam edisi perempuan juga, tapi beda pembahasan.