Plagiat: kebiasaan atau sudah biasa?

Tentunya temen-temen udah pada tau kan apa itu plagiat?Plagiat atau bahasa indonesianya mencontek, memang kalau ditilik dari sejarah mencontek (ada ga yah siapa yang pertama kali mencontek?) saya memang tidak tahu kapan saya mencontek pertama kali. Tapi seinget saya waktu sd saya belum pernah yang namanya mencontek namun menginjak smp kelas 2 paradigma berpikir saya berpikir saya berubah, karena temen-temen smp saya banyak yang mencontek saya juga berpikir untuk menyontek, alhasil saya jadi tukang nyontek namun saya saat kelas satu sma, teman-teman saya banyak yang mengingatkan saya untuk tidak menyontek, mungkin sebagian orang menyontek itu karena untuk mendapat nilai yang bagus, mungkin karena dia belum belajar atau ada faktor x lainnya, pengaruh lingkungan memang beperan seperti yang dialami oleh saya, terkadang saya masih suka menyontek ketika sma karena memang saya belum belajar ataupun saya tidak menyukai pelajaran tsb, seperti sejarah, karena saya tidak suka pelajaran yang dihapal.

Terlepas dari masalah kebiasaan atau sudah biasa, saya masih bingung nyata2nya banyak sekali pelajar kita yang menyontek apalagi di dunia perkuliahan pun masih banyak yang mencontek, apalagi pada saat skripsi, tesis maupun disertasi , mahasiswa melakukan plagiat, hal ini tentunya membuat prihati bangsa kita, malaj sebagian sinetron yang kita tonton merupakan hasil plagiat, wah ternyata ada artikel yang cukup bagus yang bisa dibaca, kebiasaan menyontek melahirkan koruptor (http://kompas.com/kompas-cetak/0501/07/opini/1482860.htm). Dan kebiasaan menyontek ini merupakan salah satu imbas dari rendahnya minat baca masyarakat indonesia, seperti yang dialami oleh saya, mungkin juga ada alasan-alasan lain. Tapi bukan berarti plagiat itu tidak boleh namun ada juga yang dibolehkan malah diwajibkan yaitu sebenernya kata “plagiat” ini kurang pantas, namun lebih cocok mencontoh kepada Nabi Muhammad saw.

Tapi memang menurut saya jika mncontek yang benar itu selalu menyantumkan sumber yang diconteknya (lho?ini kan bukan mencontek namanya), hal inilah yang harus selalu dilakukan oleh kita dalam menulis, tentunya saya insya Allah mencantumkan sumber-sumber darimana tulisan saya jika tulisan itu memang bukan karya saya, karena mungkin saja jika di dalam tulisan yang dituangkan melalui pemikiran saya, terdapat pula sumber-sumber yang mendukung tulisan saya.

Kesimpulannya, terserah kepada Anda, plagiat: kebiasaan atau sudah biasa?Namun saya katakan tidak pada mencontek, Allah bersifat Maha Melihat, jadi jika kita tidak ketauan mencontek namun Allah akan selalu melihat,,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s